Analisis Faktor Risiko Keberhasilan Pelatihan di Kementerian Pertanian (Studi Kasus Pelatihan Sistem Agribisnis Modern Berbasis Smart Farming Bagi Petani Milenial)

  • Susanto BBPMKP Ciawi
Keywords: Faktor risiko, karakteristik purnawidya, materi pelatihan, petani milenial

Abstract

Penyelenggaraan pelatihan tidak dapat dipisahkan dari risiko sebagai wujud ketidakpastian dalam pencapaian tujuan.  Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik peserta  Pelatihan Sistem Agribisnis Modern berbasis Smart Farming bagi Petani Milenial; (2) mengidentifikasi faktor risiko; serta (3) menganalisis  pengaruh faktor risiko terhadap keberhasilan pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan dominan pada kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). Responden berjumlah 142 orang alumni pelatihan (purnawidya) yang berasal dari empat Balai Pelatihan. Lokus penelitian merupakan representasi empat zona wilayah, yaitu Pulau Jawa di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Pulau Sumatra di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Pulau Kalimantan di Balai Besar Pelatihan (BBPP) Binuang, dan Pulau Sulawesi di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Juni tahun 2023. Variabel faktor Risiko (X) yang memengaruhi keberhasilan pelatihan terdiri dari: sarana prasarana (X1); materi pelatihan (X2); peserta pelatihan (X3) dan instruktur pelatihan (X4). Variabel keberhasilan pelatihan (Y) diukur berdasarkan: aspek kepuasan penyelenggaraan; aspek kompetensi alumni; dan aspek implementasi/tindak lanjut pelatihan.  Hasil penelitian menunjukkan usia responden didominasi pada rentang usia 21 sampai 30 tahun atau yang disebut dewasa awal (50,70  %); berjenis kelamin laki-laki (78,17%); dan berpendidikan formal sarjana (44,37%). Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan faktor risiko yang memengaruhi keberhasilan pelatihan di empat Balai Pelatihan (BBPP dan BPP) secara positif dan signifikan adalah materi pelatihan (X2).

 

The implementation of training cannot be separated from risk as a form of uncertainty in achieving goals. This study aims to: (1) describe the characteristics of participants in the Modern Agribusiness System Training based on Smart Farming for Millennial Farmers, (2) identify risk factors, and (3) analyze the influence of risk factors on training success. The research method used is a mixed method with a dominant quantitative approach. The data analysis used is descriptive analysis and Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) with number of respondents totaling 142 training alumni from four training centers. The research locus represents four regional zones, namely Java Island at the Indonesian Center for Agricultural Training (ICAT)-Lembang, Sumatra Island at the Lampung Agricultural Training Center, Kalimantan Island at the ICAT-Binuang, and Sulawesi Island at the ICAT-Batangkaluku. The study was conducted from April to June 2023. Risk factor variables (X) that influence the success of training consist of infrastructure (X1), training materials (X2), training participants (X3), and training instructors (X4). The training success variable (Y) is measured based on implementation satisfaction, alumni competency aspects, and implementation/follow-up aspects of training. The research results showed that the age of the respondents was predominantly in the age range of 21 to 30 years or called as early adulthood (50.70%), male (78.17%), and formal undergraduate education (44.37%). The results of the SEM-PLS analysis show that the risk factor that positively and significantly influences the success of training at the four Training Centers (BBPP and BPP) is the training material (X2).

References

Aeni, S., Wahyuni, S., Onasis, A., Awaluddin, M., & Siraj, M. L. 2020. Human resource development for farmers and extension officers in supporting farming business management in Bone Regency. Jurnal Ad’ministrare, 7(2): 355–362.

Arafah, L. N., Susita, D., & Wolor, C. W. 2022. Effect of E-Learning Training Methods and Instructor Competencies on the Effectiveness of Training Mediated by Training Motivation. The International Journal of Social Sciences World, 4(1): 204–215.

Arvianti, E. Y., Masyhuri, Waluyati, L. R., & Darwanto, D. H. 2019. Gambaran Krisis Petani Muda di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 8(2): 168–180.

Assi, M. K., & Raju, V. 2020. Evaluating Training Effectiveness: Critical Studies in the Last Eight Decades. World Journal of Research and Review, 11(1): 29–35. https://doi.org/10.31871/wjrr.11.1.12

Bacco, M., Barsocchi, P., Ferro, E., Gotta, A., & Ruggeri, M. 2019. The Digitisation of Agriculture: a Survey of Research Activities on Smart Farming. Array, 3–4(August): 100009. https://doi.org/10.1016/j.array.2019.100009

Bahtiar, A. 2018. Analisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program pelatihan pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Boyolali. [Thesis] Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Budiyani, W., & Sujarwo. 2019. The Impact of Internet Application as Resource of Learning on Students’ Independence Learning. ELLic Proceedings, 3: 7–12.

Cintya, A. N. D., & Nugraha, J. 2021. Pengaruh Sarana Prasarana dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XII Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Ketintang Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 9(1): 1–16.

Effendi, F. 2020. Analisis Kompetensi, Sarana Prasarana dan Perencanaan Program Pelatihan Terhadap Kualitas Tenaga Kerja Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan. Kindai, 16(2): 177–200.

Gita, I. gusti A. A. A., & Sariyathi, N. K. 2016. Pengaruh Lingkungan Kerja, Self-Efficay, dan Karakteristik Peserta Pelatihan Terhadap Transfer Pelatihan pada Karyawan PT. Indonesia Power. E-Jurnal Manajemen Unud, 5(7): 4602–4629.

Hajjar, S. T.E., & Alkhanaizi, M. S. 2018. Exploring the Factors That Affect Employee Training Effectiveness: A Case Study in Bahrain. SAGE Open, 8(2): 1–12. https://doi.org/10.1177/2158244018783033

Hong, J. E., & Jo, I. 2017. Undergraduate Students ’ Use of Online Information in World Geography : Source Types and Selection Criteria. RIGEO, 7(2): 171–189.

Ilhaminnur, B., Supriyono, & Suparno. 2023. Studi Komparatif Pelaku Usahatani Muda Dalam Analisis Kelayakan Usaha Pada Subsistem Agribisnis Di Kabupaten Tulungagung. Jurnal AGRIBIS, 9(1): 1–14. https://doi.org/10.36563/agribis.v9i1.747

Junaedi, A. J., Anwarudin, O., & Makmudi, M. 2020. Dinamika kelompok tani terhadap minat generasi muda pada kegiatan usaha tani padi (Oryza sativa. L) di Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3): 266–267.

Kirkpatrick, D., & Kirkpatrick, J. 2006. Evaluating Training Programs The Four Levels: Third Edition. San Fransisco: Berrett-Koehler Publishers, Inc.

Kwakye, B. D., Brenya, R., Cudjoe, D. A., Sampene, A. K., & Agyeman, F. O. 2021. Agriculture Technology as a Tool to Influence Youth Farming in Ghana. Open Journal of Applied Sciences, 11(08): 885–898. https://doi.org/10.4236/ojapps.2021.118065

Manikandan, M., & Abdullah, S. S. 2016. Human resource development for agricultural sector in India. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology, 1(4): 723–728. https://doi.org/10.22161/ijeab/1.4.15

Manna, A., & Biswas, D. 2018. Influencing Factors in the Training Effectiveness. International Journal of Management Studies, 5(4): 110–114. https://doi.org/10.18843/ijms/v5i4(9)/15

Mukti, G. W., & Kusumo, R. A. B. 2021. Pertanian berkelanjutan: sebuah upaya untuk memadukan pengetahuan formal dan informal petani (kasus pada petani hortikultura di Provinsi Jawa Barat). Mimbar Agribisnis, 7(2): 1141–1160.

Nugraha, A. 2005. Pengaruh pelatihan terhadap kemampuan karyawan dan dampaknya terhadap kinerja karyawan (Studi pada karyawan PT. Gatra Mapan Malang). Modernisasi, 1(2): 75–93.

Nyaga, J. M., Onyango, C. M., Wetterlind, J., & Söderström, M. 2021. Precision agriculture research in sub-Saharan Africa countries: a systematic map. Precision Agriculture, 22(4): 1217–1236. https://doi.org/10.1007/s11119-020-09780-w

Pateda, S. A., Badu, R. W., Isa, A. H., & Rahmat, A. 2020. Evaluation of the Kirkpatrick model program on towards class at the Gorontalo District. JournalNX - A Multidisciplinary Peer Reviewed Journal, 6(7): 40–47.

Permatasari, A., & M. Rondhi. 2022. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Petani Padi dalam Mengikuti Kemitraan di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1): 15–30. https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.1.15-30

Putri, A. F. 2018. Pentingnya orang dewasa awal menyelesaikan tugas perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2): 35–40. https://doi.org/10.23916/08430011

Rachmawati, R. R. 2020. Smart farming 4.0 untuk mewujudkan pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 38(2): 137–155. https://doi.org/10.21082/fae.v38n2.2020.137-154

Renaningtyas, S., & Hariyanti, P. 2021. Penerapan komunikasi penyuluhan pertanian milenial pada pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) di Desa Betet Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 1(2): 67–80.

Rohmad, A. 2020. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan peserta pelatihan (Studi kasus di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Serang). [Thesis] Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Said Mohamed, E., Belal, A. A., Kotb Abd-Elmabod, S., El-Shirbeny, M. A., Gad, A., & Zahran, M. B. 2021. Smart farming for improving agricultural management. Egyptian Journal of Remote Sensing and Space Science, 24(3): 971–981. https://doi.org/10.1016/j.ejrs.2021.08.007

Septeri, D. I. 2023. Lahirnya Petani Milenial dan Peranannya dalam Pengembangan Agrowisata di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(1): 29–39. https://doi.org/10.23887/jish.v12i1.50608 Lahirnya

Suhartini, Y. 2019. Pengaruh Materi dan Metode Pelatihan Terhadap Kemampuan Kerja Karyawan PD BPD Bantul, Yogyakarta. Jurnal Akuntansi & Manajemen Akmenika, 16(2): 237–254.

Tamsuri, A. 2022. Literatur Review Penggunaan Metode Kirkpatrick untuk Evaluasi Pelatihan di Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8): 2723–2733.

The British Standards Institution. 2018. Risk Management ISO 31000. Inggris: BSI Standards Publication.

Toto, & Rustendi, E. 2021. Analisis faktor-faktor penghambat program pelatihan dan pendidikan dalam pengembangan sumberdaya manusia. Edukasi: Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi, 9(1): 19–24.

Tziner, A., Fisher, M., Senior, T., & Weisberg, J. 2007. Effects of trainee characteristics on training effectiveness. International Journal of Selection and Assessment, 15(2): 167–174. https://doi.org/10.1111/j.1468-2389.2007.00378.x

Yasa, I. W., Dharma, I. S., & Sudipta, I. 2013. Manajemen Risiko Operasional dan Pemeliharaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Bangli di Kabupaten Bangli. Spektran, 1(2): 30–38.

Yuniarti, W., Sumardjo, Widiatmaka, & Wibawa, W. D. 2021. Daya adaptasi pelaku brain gain dalam berusahatani hortikultura di Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara. JPPTP, 24(2): 187–201. https://doi.org/10.21082/jpptp.v24n2.2021.p

Published
2023-12-05
How to Cite
Susanto. (2023). Analisis Faktor Risiko Keberhasilan Pelatihan di Kementerian Pertanian (Studi Kasus Pelatihan Sistem Agribisnis Modern Berbasis Smart Farming Bagi Petani Milenial). Jurnal Widyaiswara Indonesia , 4(2), 39-50. https://doi.org/10.56259/jwi.v4i2.201
Section
Artikel Orasi Ilmiah