Strategi Komunikasi Fasilitator Dan Iintegritas Kepemimpinan Birokrasi: Evaluasi Pelatihan Kepemimpinan Nasinal Tingkat II Di Sektor Kesehatan
Abstract
Integritas kepemimpinan birokrasi di sektor kesehatan menjadi elemen krusial dalam menghadapi dilema etika dan tuntutan pelayanan publik. Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) dirancang untuk memperkuat internalisasi nilai integritas di kalangan ASN melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi fasilitator GNIK, mengukur perubahan budaya akuntabilitas, serta mengidentifikasi tantangan implementasi nilai di lingkungan kerja. Metode yang digunakan adalah mixed methods, dengan analisis kuantitatif terhadap skor akuntabilitas dan transparansi, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi seperti ceramah interaktif, storytelling autentik, dan coaching mampu meningkatkan kesadaran moral peserta secara signifikan. Skor budaya akuntabilitas meningkat dari 3,5 menjadi 4,9. Tantangan utama berasal dari tekanan struktural dan kurangnya relevansi studi kasus dengan konteks sektor kesehatan. Temuan ini mendukung teori experiential learning, kepemimpinan berbasis nilai, dan Deep Behavior System. Rekomendasi meliputi penyesuaian kurikulum pelatihan, penguatan sistem mentoring pasca-pelatihan, dan integrasi indikator integritas dalam sistem penilaian kinerja ASN.
References
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468.
Huberts, L. (2014). The Integrity of Governance: What It Is, What We Know, What Is Done, and Where to Go. Palgrave Macmillan.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Northouse, P. G. (2018). Leadership: Theory and Practice (8th ed.). SAGE Publications.
Palanski, M. E., & Yammarino, F. J. (2007). Integrity and leadership: Clearing the conceptual confusion. European Management Journal, 25(3), 171–184.
Simons, T. (2002). Behavioral integrity: The perceived alignment between managers’ words and deeds as a research focus. Organization Science, 13(1), 18–35.
Suryani, I., & Setiawan, B. (2020). Storytelling sebagai strategi komunikasi pembelajaran nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 123–134.
Widodo, A. (2019). Penguatan integritas ASN melalui pelatihan berbasis nilai. Jurnal Reformasi Administrasi, 6(1), 45–58.
Copyright (c) 2025 Jurnal Widyaiswara Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya pada jurnal ini setuju dengan beberapa hal berikut ini:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama pada jurnal ini dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan memberikan pengakuan kepengarangan publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencatumkan sumber publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman naskah pada jurnal ini, karena hal itu dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.




