Strategi Pengembangan Komitmen Profesi ASN dalam Mendukung SMART ASN di PPSDM Kemendikdasmen

  • Ali Sadikin PPSDM Kemendikdasmen
Keywords: komitmen profesi ASN, komitmen afektif, komitmen berkelanjutan, komitmen normatif, SMART ASN

Abstract

Belum optimalnya komitmen profesi dalam mendukung implementasi kebijakan SMART ASN di PPSDM Kemendikdasmen yang terindikasi dari kesenjangan Komitmen Afektif, Berkelanjutan, dan Normatif. Perlu pendalaman faktor-faktor yang dipengaruhi serta strategi terarah untuk memperkuat internalisasi komitmen profesi pegawai. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Grounded Theory, penelitian ini menggali secara mendalam persepsi, pengalaman, dan dinamika komitmen ASN melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi komitmen afektif dan berkelanjutan ASN relatif kuat, ditandai dengan keterikatan emosional terhadap profesi dan kesadaran terhadap keberlanjutan karier. Namun, komitmen normatif masih lemah karena loyalitas pegawai lebih bersifat personal daripada institusional. Faktor penyebab utama meliputi terbatasnya peluang karier vertikal akibat kebijakan eselonisasi, minimnya penghargaan formal dan informal, serta ketidakseimbangan beban kerja tanpa kompensasi yang setara. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan strategi penguatan berupa transformasi komitmen normatif dari “kewajiban moral pribadi” menjadi “loyalitas berbasis nilai dan sistem organisasi” melalui institusionalisasi nilai SMART ASN, sistem penghargaan berbasis loyalitas, reaktivasi ruang keterlibatan ASN, jaminan keberlanjutan pengembangan karier, dan manajemen kompensasi moral yang adil. Penelitian ini menghasilkan model konseptual penguatan komitmen profesi ASN berbasis nilai dan sistem merit sebagai fondasi profesionalisme dan loyalitas institusional yang berkelanjutan.

 

The professional commitment of civil servants (ASN) in supporting the implementation of the SMART ASN policy at the PPSDM Kemendikdasmen has not been optimized, as indicated by gaps in Affective, Continuance, and Normative Commitment. Therefore, an in-depth analysis of the influencing factors and targeted strategies are required to strengthen the internalization of employees' professional commitment. Using a qualitative approach with the Grounded Theory method, this study explores in depth the perceptions, experiences, and dynamics of ASN commitment through interviews, observations, and analysis of organizational documents. The results show that the dimensions of affective and continuance commitment of ASN are relatively strong, characterized by emotional attachment to the profession and awareness of career continuity. However, normative commitment is still weak because employee loyalty is more personal than institutional. The main contributing factors include limited vertical career opportunities due to echelonization policies, a lack of formal and informal rewards, and an imbalance in workload without equivalent compensation. Based on these findings, a strengthening strategy was formulated in the form of transforming normative commitment from “personal moral obligation” to “loyalty based on organizational values and systems” through the institutionalization of SMART ASN values, a loyalty-based reward system, reactivation of ASN engagement spaces, guaranteed career development continuity, and fair moral compensation management. This research produced a conceptual model of strengthening ASN professional commitment based on values and a merit system as the foundation of sustainable professionalism and institutional loyalty.

References

Ayuningtyas, A. (2022). Pengembangan Sumber Daya Aparatur Menuju Era SMART ASN. TheJournalish: Social and Government, 3(4), 255-266.
Badan Kepegawaian Negara. (2019). Policy brief: SMART ASN dan tantangan era Retrieved from https://www.bkn.go.id/wp content/uploads/2014/06/6.-Policy-Brief-Juni-2019.pdf
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall. Brown, M. E., & Treviño, L. K. (2006). Ethical leadership: A review and future directions. The Leadership Quarterly, 17(6), 595-616.
Budiaji, W., dkk. (2023). Analisis Komitmen Organisasi dan Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Daerah. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 11(2), 145-156.
BKN (2022, February 15). Wujudkan Smart ASN 2024, ASN Berhak Mendapat Pengembangan Kompetensi 20 JP Setahun. June 17, 2024. https://www.bkn.go.id/wujudkan-smart-asn-2024-asn-berhak-mendapat pengembangan-kompetensi-20-jp-setahun/
Cohen, A. (2003). Multiple Commitments in the Workplace. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Faedlulloh, D., Maarif, S., Meutia, I. F., & Yulianti, D. (2020). Birokrasi dan revolusi industri 4.0: Mencegah Smart ASN menjadi mitos dalam agenda reformasi birokrasi Indonesia. Jurnal Borneo Administrator, 16(3), 313-336.
Hermawati. (2022). Komitmen normatif dan kinerja pegawai: Peran mediasi efikasi Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(2), 112-125. https://ojs.uho.ac.id/index.php/BUSSINESUHO/article/download/46100/pdf
Herzberg, F. (1959). The motivation to work. John Wiley & Sons.
Huda, M., Graha, Y., & Wilujeng, S. (2020). Hubungan antara komitmen kerja dan kepuasan kerja pada pegawai negeri sipil. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 7(1), 67-78.
Husna, W., dkk. (2024). Kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara ditinjau dari komitmen normatif, komunikasi internal dan keterampilan kerja. Management Science and Entrepreneurship Journal, 5(1), 12-25. https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/3770
Ilmawati, V. (2021). Hubungan komitmen afektif dengan iklim organisasi dimediasi oleh organizational citizenship behaviour karyawan. Psychological Journal: Science and Practice, 1(1), 23-32.
Indrawati, S., Rachmawati, D., & Prasetyo, H. (2023). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai ASN dalam meningkatkan retensi organisasi. Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik, 5(2), 112–125. https://dspace.umkt.ac.id/bitstream/handle/463.2017/3677/Naskah%20Publi kasi.pdf
Jayasingam, S., & Singh, S. (2016). The role of compensation in improving organizational commitment. International Journal of Business and Management, 11(12), 211-218.
Johannes, R. A. (2024). Optimalisasi Smart Asn Dalam Mendukung Transformasi Birokrasi Di Era Digital Di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 16(2), 151-165.
Kamarudin, K., & Arif, M. (2022). Pengaruh Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(1), 88-102.
Lestari, N., Andri, S., & Adianto, A. (2021). Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Dumai. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 9(2), 95-112.
Lubis, G. T., Ahadi, R. Z., Nasution, S., & Paramartha, V. (2024). Pengembangan Kompetensi ASN dari Smart ASN menuju Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik. Journal of Management and Social Sciences, 3(1), 59-64.
Maulana, A., Sari, D. R., & Wijaya, H. (2023). Stabilitas pekerjaan dan penghargaan dalam meningkatkan loyalitas pegawai negeri sipil. Jurnal Kebijakan Publik, 21(3), 200-218. https://doi.org/xxxxx
Muhammad Fakhri Rizqyanto, Slamet Santoso, & Retna Kartikawati. (2023). Merit System Innovation through the SIPINTER Application at the Regional Civil Service Agency of Banjarbaru City. Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 3(2), 139–148.
Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1991). A three-component conceptualization of organizational commitment. Human Resource Management Review, 1(1), 6189.https://doi.org/10.1016/1053-4822(91)90011-Z
Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1991). A three-component conceptualization of organizational commitment. Human Resource Management Review, 1(1), 61-89.
Meyer, J. P., & Allen, N. J. (2016). Commitment in the Workplace: Theory, Research, and Application. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mokoginta, M. (2019). Pengaruh komitmen karir dan kepemimpinan transformasional pada sikap terhadap pelayanan publik. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 5(2), 78-92.
Nova Arestia, D. (2022). Career Development and Employee Retention in the Public Sector. Global Journal of Human Resource Management, 14(2), 97 112.
Nugroho, A. (2022). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gowa. Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik, 10(2), 45-58. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kimap/article/download/3875/3886
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6. Sekretariat Negara. Jakarta.
Perry, J. L., & Wise, L. R. (1990). The motivational bases of public service. Public administration review, 367-373.
Prasetiyo, A., & Dihan, R. (2023). Pengaruh ketidakjelasan jenjang karir terhadap komitmen pegawai sektor publik. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 8(1), 55-72.
Prasetiyo, R., & Dihan, A. (2023). Dampak pengembangan karir terhadap komitmen afektif pegawai dalam organisasi publik. Indonesian Journal of Economics, Business, and Management, 7(2), 45-58. Retrieved from https://journal.seb.co.id/ijebam/article/view/50
Purnamasari, I., & Sintaasih, D. (2019). Pengembangan karir dan kompensasi dalam meningkatkan loyalitas pegawai. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, 11(4), 99-115. https://jurnal.harianregional.com/manajemen/full-47194
Pusparani, I., Budiati, A., & Yulianti, R. (2024). The Effect of the Effectiveness of the Implementation of Smart State Civil Apparatus (ASN) ON Bureaucratic Reform in the Era of Disruption 4.0 in the Regional Civil Service Agency of Banten Province. Syntax Idea, 6(6), 2460-2470.
Rukin. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sulawesi Selatan: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Saputra, A., & Utami, W. (2021). Pengaruh Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Instansi Pemerintah. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 6(2), 125-138.
Satria, E., Suseno, D., Hikariantara, I. P., Wijayanti, A. I., & Pane, A. F. (2022). Pengembangan Media Interaktif Perpindahan Panas (Minterinas) dengan Game Menggunakan Pemrograman Berbasis Blok Scratch untuk Mahasiswa. Jurnal Basicedu, 6(4), hlm. 524–532.
Scott, W. R. (2014). Institutions and Organizations: Ideas, Interests, and Identities (4th ed.). Sage Publications.
Sugiarto, A., & Idris, I. (2022). Modal Psikologis dan Komitmen Profesi. Jurnal Psikologi Organisasi, 5(1), 45-58.
Sukamto, H., Junarto, Y., Kaihatu, T. S., & Kartika, E. W. (2014). Analisa pengaruh komitmen afektif, komitmen normatif, dan komitmen berkelanjutan terhadap turnover intention di dragon star surabaya (Doctoral dissertation, Petra Christian University).
Susanto, F., Lestari, W., & Hidayat, T. (2023). Impact of leadership style on affective commitment among civil servants. Journal of Government Studies, 10(1), 77-92.
Sutanto, B. (2021). Mewujudkan sikap bela negara dalam pengabdian sebagai pegawai negeri sipil. Academia.edu. https://www.academia.edu/7302882
Tombi, R., Wahyuni, S., & Ramadhani, L. (2021). Faktor-faktor yang mempengzaruhi kinerja ASN melalui komitmen organisasi. Jurnal Manajemen Publik, 9(3), https://www.neliti.com/publications/555618
Wang, G., Strong, M., Zhang, S., & Liu, K. (2021). Preservice teacher professional commitment: A conceptual model and literature review. Teaching and Teacher Education, 104, 103373.
Whitmore, J. (2017). Coaching for performance: The principles and practice of coaching and leadership. Nicholas Brealey Publishing.
Widodo, P., Siregar, H., & Putri, A. (2022). Pengaruh kebijakan promosi jabatan terhadap loyalitas pegawai pemerintahan. Jurnal Kebijakan Publik, 19(1), 115-130.
Published
2026-01-22
How to Cite
Sadikin, A. (2026). Strategi Pengembangan Komitmen Profesi ASN dalam Mendukung SMART ASN di PPSDM Kemendikdasmen. Jurnal Widyaiswara Indonesia , 6(01), 1-13. https://doi.org/10.56259/jwi.v6i01.359
Section
Artikel Orasi Ilmiah